Dark Mode

DARK MODE

aku yang tak bisa apa-apa

Perbedaan dan perubahan perilaku manusia sangat terasa sekali sejak awal tahun 2020. Kegiatan bertatap muka untuk sementara dihindari. Hal ini pun berimbas nyaris keseluruh sektor, termasuk lah sektor pendidikan. Alhasil banyak sekolah yang diliburkan sementara dan pelajar ataupun mahasiswa dilanda kegabutan hakiki.

Disisi lain sebagian orang berhasil memanfaatkan kondisi dan kegabutannya. Sejak beberapa bulan lamanya wabah covid berlangsung, karya-karya terbaik terus bermunculan. Ada yang berhasil menjadi konten Kreator, Pembicara Seminar Online, Artis Youtube, Menulis buku dan Pro Player Game serta karya-karya yang tak terlihat oleh kita semua.  Bisa jadi ada yang mendapatkan uang sambil rebahan.

Tentunya, tak sedikit dari kita yang terus-terusan bertanya, Bagaimana bisa?
Kenapa yah aku begini-begini saja, tak seperti mereka?
Apakah aku tidak bisa sukses?
Apa kah karya tercipta secara alami? Tidak!

Di dalam karya Alvi Syahrin yang berjudul ‘Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa’ menerangkan bahwa,
“Bill Gates tidak lahir ke dunia ini, lalu menyadari, “aku akan membuat Microsoft!”
Steve Jobs tidak bangun dari tidurnya, lalu berkata, “Aku akan membuat Apple!”
Apa yang mereka miliki sekarang tidak ujuk-ujuk langsung jadi. Mereka semua bermula dari ketidaktahuan yang membimbingnya menuju sukses, inilah yang disebut sebuah proses.”

Oke, perlu dipahami ya bahwa, manusia tidak lahir langsung menjadi orang sukses. Semuanya yang telah sukses sekarang pastilah mengalami sebuah proses panjang nan rumit yang mungkin tidak kita ketahui. Stop berburuk sangka. Kamu hanya membutuhkan kepercayaan diri untuk menggapai sukses versi kamu. Masih tidak percaya(?) okehh..

Pada zamannya ada sekelompok pemikir yang terkenal, mereka dikenal dengan julukan “The Gang of three” yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles. Diantara mereka bertiga yakni Aristoteles memiliki sebuah pandangan bahwa, “Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang, karena itu keunggulan tidak muncul sendirinya, malainkan karena kebiasaan Habits.”

Ya, apa yang telah diterangkan Aristoteles secara tidak langsung mengatakan, “Semua keunggulan/Kesuksesaan itu tercipta dari kebiasaan/proses, bukan suatu hal yang muncul secara alamiah.” Masih mau berfikir kalau semuanya tiba-tiba jadi(?) Okehh..

Lalu sobat tahu kan negara Jepang(?) negara yang terkenal dengan orang-orangnya yang memiliki ketekunan dan disiplin tinggi. Ternyata sejak kecil orang Jepang telah ditanamkan prinsip Kaizen oleh keluarganya. Hal ini lah yang membentuk karakter orang Jepang tersebut. Lagi-lagi tentang sebuah proses bukan(?) semuanya tidak tercipta secara alami.

*Dalam pengertian, Kai Zen adalah perubahan menuju kearah lebih baik. Tak jauh berbeda dengan pandangan Aristoteles. Prinsip Kaizen mengajarkan untuk melaksanakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus serta melakukan evaluasi. Prinsip Kaizen tentu sangat mementingkan sebuah proses, ketika gagal maka evaluasi yang dicari.  

“Hmm,, okehh sukses itu butuh proses. Terus apa yang bisa dilakukan oleh orang seperti saya yang tidak bisa apa-apa?”

Seperti biasanya, setelah masalah dan fakta kini kita berujung pada kesimpulan yakni solusi. yah saya rasa sobat bisa menjawab pertanyaan diatas. Orang yang tidak bisa apa-apa tentu bisa berkarya dan sukses. Sobat hanya perlu percaya diri dan berani mencoba untuk menjadi lebih baik. Prinsip Kaizen bisa sobat terapkan.

Contoh prinsip kaizen yakni, jika sobat ingin menguasai toefl, jadwalkan saja setiap jam 8 pagi sampai 8.30 belajar toefl. Lakukan berulang/rutin dan disiplin. Diawal semua terasa berat namun, lama kelamaan kegiataan ini akan menjadi sebuah kebiasaan Habits. Sobat yang awalnya cuma blajar 30 menit, bisa jadi besok-besoknya bertambah jadi 31 menit. Secara tidak sadar hal ini lah yang membangun alam bawah sadar sobat bekerja dan membentuk sebuah keunggulan pada diri sobat.

Jadi, proses menggapai sukses yang perlu sobat pahami yakni, melaksanakan kegiatan yang menunjang sukses versi sobat secara terjadwal, rutin, disiplin dan jadilah kegiataan itu menjadi kebiasaan/Hobi/Habits. Plus jangan lupa untuk berharap pada pencipta yah. Kehendak sang pencipta juga merupakan faktor sukses kita.

Kuylah! mencoba melangkah ke hal yang lebih baik.Yah kalo dipikir-pikir bisa gawat jika wabah covid ini hingga akhir tahun belum kunjung usai dan sobat hanya rebahan tanpa mempersiapkan kegiataan yang menunjang sukses versi sobat. Digarisbawahi yah Sukses Versi Sobat, karena setiap orang mempunyai definisi suksesnya masing-masing.

Perlu juga diingat, proses sukses bukan berarti sobat tidak boleh rebahan. Tentu sobat boleh rebahan yang terjadwal. Rebahan adalah salah satu kunci sukses loh, coba bayangkan jika sobat terus-terusan belajar, penyakit mana yang tak mau hinggap. Rebahan kan bentuk dari keadilan terhadap tubuh.. “Kalo kamu sakit nanti aku sedih lohh :( “ ujar aligator uwehehe :3 

وَاعْلَمُوا أَنَّ أَحَبَّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ
“Dan ketahuilah bahwasanya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Muslim 2818)

15 Komentar untuk "aku yang tak bisa apa-apa"

  1. whaha terimakasih jurnal biasa atas open mind, besok besok jadi jurnal luarbiasahh ya🤤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih juga.. 😊
      Tapi Jurnal Biasa tetaplah Jurnal Biasa, Cukup kamu yang luar biasaaah.. *Ujar Aligator :3

      Hapus
  2. Karena semuanya butuh yang namanya proses, kuy berproses :)

    BalasHapus
  3. Tulisannya keren. Terlalu serius. Namun, untuk orang yang "ucak-ucak" sepertiku. Sulit memahaminya hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kak.. Nanti saya coba buat tulisan yang bisa dikonsumsi semua orang lah.. 👌👌

      Hapus
  4. Jadi teringat dengan Toefl ku yang tak sampai~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diguyurin aja.. Mumpung libur masih lama :D

      Hapus
  5. Memang sih, kalau liat dua tokoh yang adek sebutkan di atas (Bill Gates dan Steve Jobs) mrk berdua terkenal sama ketekunan dan kegigihan mrk. Terkait tulisan adek, kakak malah jadi ingat sama salah satu nasehat sahabat kakak pas kakak lagi skripsian, inti nasehatnyo gini "Orang nakal tu Ado yang sukses, tapi dak Ado org malas yang sukses"

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantull kak,. selagi masih diberi nikmat, berusaha dalam kebaikan adalah cara terbaik bersyukur..

      Hapus
  6. Keren nian :') uwuwu

    BalasHapus
Jangan Lupa Tinggalkan Saran dan Masukanya yahh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel