Dark Mode

DARK MODE

Kesempatan Terakhir

Berbicara soal kesempatan, ada sebuah pepatah lama yang mengatakan, “Pantang pohon pisang berbuah dua kali" atau Kesempatan yang datang tidak akan datang dua kali. Pun hingga sekarang kita tak asing bahkan sering mendengarkan pepatah itu bukan (?) Sebuah kalimat yang mengajarkan kita untuk memanfaatkan sebuah kesempatan dengan sebaik mungkin karena tidak ada sebuah jaminan kesempatan itu datang dua kali.

Lalu, apa sih yang di maksud dengan ‘kesempatan’ itu? Ya, kesempatan merupakan peluang kita untuk menggapai hal baik dan kesempatan terkadang didapatkan melalui penciptaan alami yang dilakukan semesta pada peristiwa yang disebut momentum. Selain itu, ada juga kesempatan yang didapat atas pemberian seseorang, kesempatan yang berisikan harapan bahwa kita mampu menuntaskan kesempatan tersebut.

Kesempatan yang diberikan seseorang inilah yang menurutku cukup berat untuk diemban. Kesempatan ini tidak hanya memikul harapan diri sendiri, melainkan ada harapan seseorang yang ikut bersamanya. Apabila kita gagal menuntaskan kesempatan tersebut, maka yang kecewa bukan cuma kita tetapi orang lain juga akan merasa kecewa atas harapanya yang pupus.

Namun, kegagalan bukan berarti akhir yang gagal. Seorang juara akan bangkit dari kegagalan dan kembali berjuang untuk akhir yang bernama kemenangan. Dan jika beruntung, kesempatan kedua atau kesempatan terakhir akan menghampiri serta membersamai di setiap langkah perjuangan tersebut.

Yah, kesempatan terakhir. Kesempatan spesial teruntuk kita yang berulang kali gagal di setiap kesempatan yang ada. Jujur saja, ketika mendengar kata ‘Kesempatan Terakhir’ kita akan memanfaatkanya dengan berjuang mati-matian, karena kalau bukan sekarang maka tidak akan lagi untuk selamanya. 

Lantas di bulan Ramadhan tahun ini, bagaimana jika Allah berkata pada kita bahwa, “Ramadhan tahun ini adalah kesempatan terakhir untuk kita.” ? Apakah kita mau berjuang mati-matian? Atau kita meresponya dengan biasa-biasa saja karena bukan Allah secara langsung yang berbicara pada kita? Eh, tapi masa iya mau nunggu Allah mengatakanya secara langsung baru mau berjuang memaksimalkan yang ada. 

Menurutku ini sebuah pemikiran yang sedikit keliru. Berharap pada sebuah kesempatan itu adalah hal yang wajar, namun menunggu datangnya kesempatan terakhir itu ketidakwajaraan dalam hidup. 

Padahal menurut pengertian sudah jelas, kesempatan terakhir itu teruntuk orang-orang yang gagal pada kesempatan sebelumnya, apa iya kita berkenan untuk gagal terlebih dahulu baru mau berjuang di kesempatan terakhir, tidak kan (?) 

Bijak dirasa apabila kita memaksimalkan kesempatan yang ada sebelum datangnya kesempatan terakhir. Suri tualadan kita juga telah mengajarkan kita untuk memanfaatkan kesempatan yang ada. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam besabda:

  “Kalau engkau berada di waktu pagi jangan sekedar menunggu datangnya waktu sore. Kalau engkau berada di waktu sore jangan sekedar menunggu datangnya waktu pagi. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan gunakanlah masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Bukhari. 6053, Kitab ar-Raqaa’iq)

Maka, pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Mari kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan yang mungkin kesempatan sebelumnya belum mampu kita maksimalkan serta sembari berharap bisa menjadi lebih dekat dengan-Nya, karena tidak ada yang lebih indah di dunia ini selain menggapai Ridho-Nya. 

2 Komentar untuk "Kesempatan Terakhir"

  1. MasyaAllah terimakasih pengingatnya

    BalasHapus
  2. Reminder dipertengahan ramadhan yang sering loyo, yuk bisa yukšŸ¤²

    BalasHapus
Jangan Lupa Tinggalkan Saran dan Masukanya yahh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel